SEBATU – Pemerintah Desa Sebatu mengambil langkah proaktif dalam merancang masa depan desa dengan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Desa Tahun Anggaran 2027 pada Kamis (11/6/2026). Bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Sebatu, forum ini menjadi wadah penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2027 yang transparan dan tepat sasaran.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Camat Tegallalang, Perbekel Sebatu I Wayan Tangsi Asrama, Ketua BPD Sebatu I Made Adnyana beserta anggota, hingga unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Turut hadir pula perwakilan tokoh masyarakat, tokoh adat, kelompok perempuan, Sekeha Teruna, serta unsur kesehatan dan pendidikan se-Desa Sebatu.

Sinergi dan Skala Prioritas
Dalam sambutannya, Ketua BPD Sebatu, I Made Adnyana, menegaskan bahwa Musdes merupakan tahapan krusial untuk menjaring aspirasi warga secara langsung. Beliau menekankan bahwa perencanaan yang partisipatif adalah kunci agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Senada dengan hal tersebut, Perbekel Sebatu I Wayan Tangsi Asrama mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan warga, di mana setiap usulan harus mengacu pada kebutuhan riil dan selaras dengan RPJM Desa.


Musyawarah berlangsung dinamis dengan penyampaian berbagai usulan strategis dari perwakilan banjar dan lembaga desa:
- Ekonomi & Desa Adat: Pengawas dan Direktur BUMDES Nawa Dana Sebatu mengusulkan penguatan sinergi antara desa adat dan dinas, serta memohon penyertaan modal guna meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan menciptakan lapangan kerja baru.
- Pendidikan: Muncul aspirasi untuk mengaktifkan kembali operasional PAUD Bonjaka yang sempat terhenti karena kendala tenaga pengajar, serta rencana pembangunan TK di wilayah Talepud. Selain itu, pihak SDN 1 Sebatu mengajukan permohonan zona aman sekolah dan pengembangan fasilitas “Teba Modern”.
- Infrastruktur & Lingkungan: Usulan mencakup pembangunan jalan rabat beton di wilayah Bonjaka dan restrukturisasi kerjasama mesin pembakar sampah residu di Banjar Pujung Kaja.
- Kesehatan & Pemuda: Perwakilan kesehatan mengapresiasi kesuksesan program pemeriksaan kesehatan gratis melalui Posyandu Siklus Hidup, sementara kelompok Sekeha Teruna mengharapkan peningkatan sarana prasarana pendukung kreativitas pemuda.
Komitmen Menuju 2027
Setelah melalui proses diskusi dan evaluasi terhadap program tahun sebelumnya, peserta musyawarah menyepakati daftar prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2027. Forum juga menyetujui pembentukan tim penyusun RKP Desa Tahun 2027 yang akan menindaklanjuti hasil musyawarah tersebut.
Musdes ditutup pada pukul 12.45 WITA dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh pimpinan rapat dan perwakilan peserta. Seluruh unsur desa berkomitmen penuh untuk mengawal pelaksanaan pembangunan ini demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Desa Sebatu secara berkelanjutan.
Berita ini disusun sebagai bentuk transparansi publik Pemerintah Desa Sebatu dalam mengelola perencanaan pembangunan desa yang inklusif dan akuntabel. widyawangsa-operator