Website Resmi Desa Sebatu

Sebatu – Komitmen Pemerintah Desa Sebatu dalam memperkuat program ketahanan pangan kembali ditunjukkan melalui kunjungan langsung Perbekel Sebatu, I Wayan Tangsi Asrama, ke lokus Ketahanan Pangan BUMDes Nawa Dana Desa Sebatu yang saat ini tengah melaksanakan pembangunan kandang ternak.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dengan didampingi oleh Sekretaris Desa Sebatu I Gede Bawa Sujana, S.Sos., M.I.Kom, Kasi Kesejahteraan (Kesra) Desa Sebatu I Made Adi Kartama, Kepala Kewilayahan Pujung Kaja I Wayan Sudarta, serta Direktur BUMDes Nawa Dana Desa Sebatu Pande Putu Suwarja Ariana, SE.

Di lokasi, rombongan meninjau langsung proses pengerjaan kandang yang saat ini sedang berlangsung. Terlihat para pekerja fokus menyelesaikan struktur utama bangunan, mulai dari rangka, atap, hingga pembagian petak kandang yang dirancang sesuai standar teknis pemeliharaan ternak yang sehat dan produktif.

Perbekel Sebatu menyampaikan bahwa pembangunan kandang ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan fondasi utama dalam mewujudkan unit usaha ketahanan pangan BUMDes yang profesional, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan ini berjalan sesuai perencanaan, tepat mutu, dan tepat waktu. Ketahanan pangan adalah program strategis desa. Harapannya, unit ini benar-benar menjadi penopang ekonomi desa sekaligus contoh pengelolaan usaha desa yang baik,” ujar Perbekel di sela-sela peninjauan.

Sementara itu, Kepala Unit Ketahanan Pangan BUMDes Nawa Dana Desa Sebatu, Ni Wayan Novi Indayani, menjelaskan bahwa perampungan kandang merupakan prioritas utama dalam tahapan pengembangan unit usaha saat ini.

“Target kami, awal Bulan Maret 2026 kandang sudah rampung sepenuhnya, termasuk penyelesaian sistem sanitasi, drainase, dan pengolahan limbah berupa instalasi bio gas. Kami tidak hanya membangun kandang, tetapi juga menyiapkan sistem pengelolaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sistem bio gas yang akan dibangun menjadi bagian penting dalam mendukung konsep zero waste, di mana limbah ternak tidak menjadi masalah lingkungan, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yang produktif.

Setelah pembangunan kandang selesai, tahapan berikutnya adalah pelaksanaan upacara secara niskala sebagai bentuk permohonan restu dan keselamatan, sebelum kemudian dilanjutkan dengan pengisian bibit ternak secara bertahap berdasarkan perhitungan kapasitas dan kesiapan manajemen pakan.

Direktur BUMDes Nawa Dana, Pande Putu Suwarja Ariana, SE, menambahkan bahwa pembangunan ini telah dirancang melalui perencanaan matang dengan memperhitungkan aspek teknis, manajemen usaha, hingga potensi pasar. Unit Ketahanan Pangan diharapkan menjadi salah satu unit unggulan BUMDes yang mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan dan dukungan penuh Pemerintah Desa terhadap BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa. Sinergi antara pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan progres pembangunan yang berjalan sesuai target, Pemerintah Desa Sebatu optimis bahwa lokus Ketahanan Pangan BUMDes Nawa Dana akan segera beroperasi dan menjadi langkah nyata Desa Sebatu dalam memperkuat kemandirian pangan, menciptakan peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (operator)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *