Sebatu, 6 Juli 2026 — Kantor Desa Sebatu menjadi saksi padatnya agenda koordinasi antara pemerintah desa dan jajaran subak pada Senin ini. Dua rapat penting digelar secara berurutan, membahas keberlanjutan program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Subak sekaligus penuntasan proyek infrastruktur irigasi yang telah lama dinanti petani setempat.


Koordinasi Matang untuk BKK Subak 2026 dan 2027
Rapat pertama mempertemukan Sekretaris Desa Sebatu dengan seluruh Prajuru Subak se-Desa Sebatu, termasuk jajaran pekaseh dari masing-masing subak. Forum ini menjadi ajang strategis untuk membahas eksekusi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Subak tahun 2026 agar penyerapan anggaran berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.


Tidak berhenti di situ, pertemuan juga sekaligus merancang kerangka awal Rencana Kegiatan BKK Subak untuk tahun 2027. Langkah antisipatif ini menunjukkan komitmen desa dalam menjaga keberlanjutan dukungan terhadap sektor pertanian dan sistem subak — warisan budaya sekaligus tulang punggung ekonomi agraris masyarakat Sebatu.
Serah Terima Proyek Irigasi Jasan, TPK Resmi Dibubarkan
Agenda kedua tak kalah penting: rapat penyerahan hasil pekerjaan dari Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) kepada Pengelola Kegiatan (PK) untuk proyek Pembangunan Saluran Irigasi Subak Jasan. Rapat yang turut dihadiri Sekretaris Desa Sebatu dan Pelaksana Kegiatan dari Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) ini menandai babak akhir dari proyek strategis tersebut.

Dengan selesainya serah terima, TPK Pembangunan Saluran Irigasi Subak Jasan secara resmi dibubarkan — menandakan bahwa seluruh tahapan proyek, mulai dari pelaksanaan hingga pertanggungjawaban hasil kerja, telah dituntaskan sesuai prosedur.
Sinyal Positif bagi Petani Sebatu
Rangkaian rapat hari ini mencerminkan tata kelola desa yang tertib dan berorientasi pada keberlanjutan. Di satu sisi, perencanaan BKK Subak untuk dua tahun anggaran sekaligus memberi kepastian bagi para pekaseh dalam mengelola sumber daya air dan lahan pertanian. Di sisi lain, rampungnya proyek irigasi Subak Jasan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengairan sawah, sehingga produktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat terus terjaga.

Pemerintah Desa Sebatu menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi subak-subak di wilayahnya, sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Bali dalam mengelola sistem irigasi tradisional. widyawangsa | operator.