Website Resmi Desa Sebatu

SEBATU – Pemerintah Desa Sebatu kembali menunjukkan komitmennya dalam memuliakan warga senior melalui kelanjutan program pendidikan non-formal yang inspiratif. Pada Senin, 10 Agustus 2026, Sekolah Lansia “Sila Werdha Paripurna” sukses menggelar pertemuan keempat yang berfokus pada penguatan kesehatan mental dan psikologis para peserta.

Kegiatan yang berlangsung di tingkat desa ini didampingi langsung oleh Sekretaris Desa Sebatu, I Gede Bawa Sujana, S.Sos., M.I.Kom, dan dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Sekolah Lansia, Ni Wayan Hilda Yani, S.KM. Kehadiran pimpinan desa ini menegaskan bahwa kesejahteraan lansia merupakan prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia yang inklusif di Desa Sebatu.

Mengelola Stres untuk Hidup Lebih Bermakna

Pada pertemuan kali ini, suasana belajar dikemas secara interaktif dengan menghadirkan pakar psikologi, Kadek Isma Melandari, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Mengusung tema “Menanggulangi Stres untuk Hidup Lebih Bermakna”, para lansia diajak untuk memahami pentingnya menjaga kesejahteraan fisik dan psikologis di masa tua.

Psikolog menekankan bahwa tanda kesehatan mental yang baik pada lansia adalah kemampuan untuk tetap menikmati hidup sehari-hari, mampu mengatasi masalah, serta memiliki hubungan sosial yang baik dengan sesama. Materi ini menyasar empat aspek krusial dalam diri lansia, yaitu pikiran (memori dan fokus), emosi (perasaan senang, bangga, dan syukur), perilaku, serta fungsi panca indra.

Stimulasi Kognitif Lewat Metode Belajar Sambil Bermain

Untuk menghindari kejenuhan, materi disampaikan melalui berbagai simulasi permainan yang bertujuan melatih ketajaman sensorik dan motorik para lansia, di antaranya:

Bersyukur Sebagai Kunci Sejahtera

Menutup sesi pembelajaran, narasumber memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya Rasa Syukur sebagai kunci utama kesejahteraan lansia. Para peserta diajak untuk menemukan cara-cara sederhana untuk tetap bersyukur di tengah keterbatasan fisik yang mungkin dialami, sehingga masa tua dapat dijalani dengan hati yang tenang dan bermartabat.

Pemerintah Desa Sebatu berharap, melalui konsistensi Sekolah Lansia Sila Werdha Paripurna ini, para penglingsir di desa tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh dan tetap berdaya di lingkungan keluarga maupun masyarakat. widyawangsa-operator


Berita ini disusun sebagai wujud transparansi dan dedikasi Pemerintah Desa Sebatu dalam membangun ekosistem desa yang ramah lansia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *